RUTENG– Momen penuh sukacita dan kebanggaan menyelimuti Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Salah satu putra terbaiknya, Pater Stefanus Harkam Nampung, OFM, kembali ke kampung halaman untuk merayakan Misa Sulung pada Jumat (1/8/2025), setelah ditahbiskan menjadi imam di Depok, Jawa Barat, pada 11 Juli 2025.
Perayaan Misa yang dihadiri oleh ratusan umat ini dipimpin langsung oleh Pater Stefanus. Turut hadir Vikjen Keuskupan Ruteng, pimpinan Ordo OFM, serta puluhan imam konselebran, yang menjadi saksi dimulainya babak baru dalam hidup Pater Stefan.
Panggilan untuk Menjadi Kecil di Antara yang Kecil
Dalam homilinya, Pater Stefanus merenungkan perjalanan imamat yang diterimanya sebagai sebuah anugerah. Mengambil moto tahbisan “Aku Telah Mengasihi Kamu” (Yohanes 15:12), ia mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas penyertaan Tuhan.
Sebagai seorang imam Fransiskan, Pater Stefanus menegaskan komitmennya untuk melayani dengan semangat kerendahan hati dan persaudaraan, mengikuti teladan St. Fransiskus Asisi. “Panggilan ini bukan tentang menjadi besar, melainkan tentang menjadi kecil di antara yang kecil, menjadi pelayan bagi mereka yang terpinggirkan,” tegasnya, mengutip semangat Fransiskan yang akan dihidupinya.
Sinergi Gereja dan Pemerintah dalam Pembangunan
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tamu penting, termasuk Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu. Dalam sambutannya, Wabup Abu menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat.
“Gereja berperan dalam membangun iman dan moral, sementara pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan. Keduanya harus saling bersinergi,” tuturnya.
Wakil Bupati juga berharap kehadiran Pater Stefan dapat menjadi motivator bagi kaum muda dan membawa semangat pembaharuan dalam pelayanan moral masyarakat di Kabupaten Manggarai.
Pastor Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Pater Bonevantura Y. Lelo, OFM, turut menyampaikan kebahagiaan dan apresiasinya. Ia menyebut kehadiran semua pihak, mulai dari perangkat adat, pemerintah, hingga para romo, adalah tanda dukungan luar biasa bagi Pater Stefanus.
“Ini adalah momen sakral di mana umat menegaskan kembali dukungan dan cinta yang begitu besar bagi kami para Imam, khususnya Pater Stefan, untuk melanjutkan karya Kristus di dunia,” ujarnya.
Pater Bovan juga memberikan pesan mendalam kepada imam baru tersebut. “Jadilah imam yang menghayati kerendahan hati, imam yang senantiasa belajar, dan selalu dekat dengan umat,” pesannya.
Setelah momen perayaan yang hangat ini, Pater Stefanus akan memulai tugas perutusan sucinya di Paroki St. Paulus, Depok, Bogor, Jawa Barat. Semangat pelayanan yang ia bawa dari tanah kelahirannya diharapkan menjadi inspirasi baru bagi Gereja di tempat tugasnya.
Sumber: https://www.manggarainews.com/nusantara/78315659261/pater-stefanus-ofm-rayakan-misa-sulung-di-paroki-karot-bawa-semangat-pelayanan-bagi-umat?page=2




