Bupati Kupang Pimpin Tanam Perdana di Lokasi Relokasi Korban Longsor Bitobe

Berita, Daerah285 Dilihat

OELAMASI – Bupati Kupang, Yosef Lede, memimpin langsung penanaman perdana di lahan pertanian milik para korban bencana longsor dari Kampung Sonan, Desa BitobeKecamatan Amfoang Tengah, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi relokasi sementara yang tidak jauh dari titik longsor. Sebanyak 20 Kepala Keluarga korban longsor mulai mengelola lahan pertanian sebagai upaya pemulihan pascabencana.

Usaha pertanian ini diprakarsai oleh GMIT Jemaat Bokhim Sonan sebagai bentuk dukungan moral dan ekonomi bagi masyarakat Kampung Sonan untuk bangkit dari keterpurukan.

Dalam sambutannya, Yosef Lede mengapresiasi inisiatif jemaat GMIT dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan selalu hadir dan cepat tanggap dalam menangani bencana.

Baca juga: 44 Rumah di Desa Bitobe Amfoang Tengah Kabupaten Kupang Rusak Berat Akibat Longsor

 “Sesibuk apapun saya dan Wakil Bupati, urusan masyarakat Kabupaten Kupang adalah yang utama,” tegas Yosef Lede.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan segera mengirim alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup akibat longsor.

Sementara untuk mendukung pertanian warga, Dinas Pertanian akan menurunkan traktor dan menyediakan bibit, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta menyiapkan tandon air guna memenuhi kebutuhan pengairan.

Bupati Yosef juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang tengah memperjuangkan bantuan 216 unit rumah layak huni dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan warga Kampung Sonan masuk dalam daftar penerima bantuan tersebut.

“Saya baru kembali dari Jakarta untuk memperjuangkan bantuan rumah ini, dan saya akan kawal hingga terealisasi,” ungkap Yosef.

Ia juga berjanji akan membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) dan satu hingga dua ruang kelas sementara agar anak-anak di lokasi relokasi bisa kembali bersekolah secara normal.

Di akhir keterangannya, Yosef mengimbau masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan, terutama tidak menebang pohon secara liar. Wilayah Amfoang yang terjal, kata dia, sangat rentan longsor jika hutan tidak dijaga.

Mengenai akses listrik, Yosef memastikan bahwa PLN akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Kupang, termasuk daerah relokasi Bitobe.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Provinsi NTT Yunus Naisunis, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Abi Yerusa Sobeukum, Kadis Pertanian Amin Juriah, Kadis Sosial Paul Liu, Kepala BPBD Semuel Tieneti, Ketua Majelis Jemaat Bokhim Sonan Pendeta Devison Ittu, Ketua FPRB Elvrid Saneh, Camat Amfoang Tengah, serta para kepala desa se-Kecamatan Amfoang Tengah.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kupang juga membagikan bantuan sembako berupa beras, mie instan, dan makanan siap saji kepada para korban longsor di lokasi relokasi.

 

Sumber: https://kupang.tribunnews.com/2025/08/01/bupati-kupang-pimpin-tanam-perdana-di-lokasi-relokasi-korban-longsor-bitobe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *