LARANTUKA – Sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemerintahan Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, dalam dua tahun terakhir masih lowong dan dijabat pelaksana tugas (Plt).
Kekosongan jabatan sejak 2023-2025 pada jabatan tinggi pratama, baik yang membawahi organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas, mapun badan dan asisten, hingga kini kosong.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan panitia seleksi (Pansel) jabatan eselon serta pemindahan posisi jabatan/rotasi.
“Kita lagi menyiapkan pengisian jabatan eselon III a, disusul eselon III b, lalu eselon IV. Tahap berikutnya disiapkan pansel untuk pengisian kekosongan eselon II dan job fit guna melihat peluang rotasi di eselon II,” katanya, Kamis, 31 Juli 2025.
Menurutnya, pengalaman selama ini akan menjadi penilaian dan pertimbangan dalam menentukan sebuah keputusan. Bulan Agustus ini disebutnya sebagai momentum yang tepat untuk proses-proses kepegawaian/jabatan.
“Ini merupakan bulan yang pas,” pungkasnya.
Baca juga: Lewat Misi Mengalirkan Kebaikan, Air Bersih untuk 1.380 KK di Adonara Flores Timur Mulai Dirasakan
Selain pengisian jabatan lowong, Anton Doni juga menyingggung beberapa pekerjaan dalam perencanaan, seperti RPJMD, RKPD, dan Renja 2026. Hal penting ini membutuhkan perhatian dan waktu yang besar.
“Kami sangat fokus kesana, karena sangat menentukan operasionalisasi visi Lompatan Jauh Flores Timur,” tutur Anton.
Beberapa capaian cepat atau quick win yang menggunakan ruang anggaran mendahului perubahan dan perubahan APBD 2025, juga penting karena menjadi fondasi pembentukan kepercayaan dan optimisme publik.
Dia menambahkan, pergumulan bersama dalam kerja-kerja quick win dan penanganan bencana merupakan ujian-ujian kompetensi nyata yang jauh lebih penting dari ujian dan seleksi formalistik.










